Rabu, 07 September 2011

Cara memilih ayam aduan yang baik

Untuk mendapatkan ayam aduan seperti yang kita inginkan memang sangat tidak mudah, seperti yang banyak terjadi dilapangan banyak ayam yang secara fisik sudah sesuai kriteria "bagus" namun kenyataannya setelah diabar sudah langsung kelihatan kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahannya, namun sekedar untuk meminimalisir sesuatu yang tidak kita inginkan apabila kita membeli ayam aduan dengan tidak melalui proses abar lebih baik kita melihat kritera-kriteria seperti berikut :

Ayam haruslah dari indukan yang telah teruji baik dari segi teknik, ketahanan, daya pukul dan jalu, biasanya indukan yang telah teruji kualitasnya dalam menurunkan anakan bisa menjadi anakan yang bagus juga.tapi tidaklah 100 % indukan juara bisa menghasilkan anakan juara. Sangat tergantung sekali dengan pemilihan jago yang sesuai dengan babonya, atau sebaliknya. Seorang peternak yang mumpuni akan dapat menentukan pilihan yang tepat untuk menyilangkan antara kemampuan jago dan babon ayam aduan. Dan ini tidak boleh ditinggalkan untuk mencari ayam aduan yang benar-benar baik. Setelah diketahui Jago dan babon ayam aduan, maka yang harus diperhatikan adalah:
a. Struktur komposisi tubuh ayam yang baik yaitu seimbang, seimbang dengan maksud tubuh dari ayam proporsional antara bentuk kepala, kaki, bulu, sayap semuanya seimbang.
b. Setelah didapatkan struktur tubuh yang baik, lalu kita lihat ketebalan/kepadatan tulang ayam aduan. Mulai dari ujung paruh, terus ke ke Muka berakhir sampai ke ujung jari-jari kakinya. Paruhnya kokoh ditunjang dengan rahang yang kuat. Tulang belakang kepala haruslah padat digumpal otot yang baik, bagaimana itu? yaitu struktur kepalanya tidak seperti kepala ular dengan lehernya. Tulangan leher apabila diraba terasa padat dan tidak renggang. Pada pangkal Bahu tulangan harus kokoh, Dua tulang pengapit tulang leher haruslah padat, kokoh dan sempit. Pada tulangan badan haruslah dengan dada yang panjang dan lebar digumpang dengan struktur otot yang baik. Pada tulang panggul, tidak boleh dipilih yang permukaannya datar, sedikit cembung akan lebih baik. Pada tulangan Badan dan ekor haruslah rapat dan besar serta tidak kaku apabila digoyang kekanan dan kekiri atau atas dan bawah. Pada tulangan kaki/sisik kaki pilihlah yang keras (banyak jenis tulangan pada sisik kaki berdasarkan warnanya, apapun warnanya tidak menjadi pengaruh terhadap pemilihan tulang kaki) yang terpenting cara memilihnya dengan menekan jari pada kaki/sisik kaki ayam aduan, rasakan kekerasannya. Banyak jenis sisik kaki yang menurut pemain ayam bagus, tapi pilihlah yang mempunya lekuk pada sambungan sisik kaki yang dalam, dengan jahitan yang rapi sesuai pola sisiknya. (contoh: apabila belah rendang, carilah belah rendang yang sempurna sampai ke atas ke bawah, apabila tidak beraturan maka carilah tidak beraturannya seimbang antara kiri dan kanan-apabila sisik kanan tidak beraturan lalu sisik kiri belah rendang atau tidak sesuai pola kanannya maka ini contoh ayam yang kurang baik) keseimbangan sisik kaki ayam, kiri dan kanan akan sangat beharga dalam pemilihan ayam aduan. Pada jari kaki, pilihlah jari kaki tengah dengan ruas yang panjang 22 sisik, atau 21 sisik akan lebih baik. Pada jari telunjuk adalah petunjuk ayam itu dalam arah pukulan >> apabila telunjuk melengkung agak dekat ke jari tengah, menandakan ayam itu memiliki pukul ujung pada muka lawannya, apabila semakin jauh dari jari tengahnya ayam berarti akan kecenderungan memiliki pukulan tampar yang mengarah ke muka dan leher, dll tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Pada jari kaki, haruslah keras dan kuat disertai otot jari yang kuat dan sangat lentur. Bagaimana melihatnya? biarkan ayam berjalan, lihat gaya berjalannya, ayam berjalan hati-hati dengan dengan kecenderungan berjalan membawa tubuhnya dengan jarinya (seperti seorang penari balet). Pada jari kelingkingnya, jari belakangnya, haruslah dicari yang panjang akan lebih baik. Pada kukunya haruslah kuku yang kokoh dengan dengan tidak terlalu panjang serta kecil. 


Seja o primeiro a comentar

Posting Komentar

Sinar Selatan Farm Pekalongan ©Template Blogger Green by Dicas Blogger.

TOPO